Cokelat Bukan Penyebab Utama Kerusakan pada Gigi

Agustus 21, 2022by admin20220

Cokelat mempunyai banyak efek positif, salah satunyadi hari valentine. namun tidak akan membahas hubungan cokelat dengan valentine, disini akan membahas hubungan cokelat dengan kesehatan gigi tentunya.

Cokelat bukanlah penyebab utama kerusakan pada gigi (karies). Kerusakan pada gigi umumnya disebabkan sisa-sisa makanan yang tidak dibersihkan. Bila anak-anak dibiasakan untuk menggosok gigi setelah mengkonsumsi cokelat, niscaya gigi yang rusak bisa dihindari. Apalagi cokelat dengan kualitas baik seperti counverture (coklat murni), mampu lumer dalam suhu 40 derajat celcius. Yang paling penting disini adalah menjaga kesehatan gigi dan mulut sesering mungkin. Karena beberapa kasus karies gigi justru diakibatkan oleh kita sendiri yang malas menggosok gigi.

Sering timbul pertanyaan seberapa banyak kita boleh mengkonsumsi cokelat? Tidak ada anjuran gizi yang pasti untuk ini, namun demikian makan cokelat 2-3 kali seminggu atau minum susu cokelat tiap hari kiranya masih dapat diterima. Prinsip gizi sebenarnya mudah yaitu makanlah segala jenis makanan secara moderat. Masalah gizi umumnya timbul bila kita makan terlalu banyak atau terlalu sedikit. Berkaitan dengan masalah gigi cokelat hanya berbahaya kalau kita membuat cokelat itu berbahaya, dengan artian kita malas untuk membersihkan sisa-sisa cokelat atau makanan yang menempel pada sela-sela gigi. Oleh karena itu jagalah kesehatan gigi dan mulut anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSGMTNI-AU

Jl. Punto Dewo Jl. Halim Perdana Kusuma No.1, RT.4/RW.1, Halim Perdana Kusumah, Kec. Makasar, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13610

Our Awards
Social Networks

Visit DentiCare on these social links and connect with us. Make sure to follow our accounts for regular updates.

Copyright 2020 by RSGMTNIAU. All rights reserved.

Copyright 2020 by RSGMTNI. All rights reserved.